Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

Selamat Pagi Indonesia - Sapardi Djoko Damono

Selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk
dan menyanyi kecil buatmu.
aku pun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,
dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu dalam
kerja yang sederhana;
bibirku tak biasa mengucapkan kata-kata yang sukar dan
tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal.
selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,
di mata para perempuan yang sabar,
di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan;
kami telah bersahabat dengan kenyataan
untuk diam-diam mencintaimu.
pada suatu hari tentu kukerjakan sesuatu
agar tak sia-sia kau melahirkanku.
seekor ayam jantan menegak, dan menjeritkan salam
padamu, kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya.
aku pun pergi bekerja, menaklukan kejemuan,
merubuhkan kesangsian,
dan menyusun batu-demi batu ketabahan, benteng
kemerdekaanmu pada setiap matahari terbit, o anak jaman
yang megah,
biarkan aku memandang ke Timur untuk mengenangmu
wajah-wajah yang penuh anak-anak sekolah berkilat,
para perepuan menyalakan api,
dan di t…

Kita...

Dunia ini terasa kecil dipelukmu. Seolah detak detik tak berarti, seperti mimpi-mimpi yang terlupa dan hilang dipagi hari. Seperti segala luka, semua torehan sembilu lenyap tanpa butuh bertahun diam. Ya, dalam dekap mu aku seolah merdeka. Beku hati ini tercairkan dan menggeliat kembali.
Memang, seperti kata mereka, cinta tak punya mata. Ia tak lihat siapa kita, berapa tahun kita terlahirkan di dunia. Ia tak melihat siapa kita, ia tak tahu kita jelek atau baik rupa, yang ia tahu hanya selama masih ada hati. Ia ada. Haha... Tak terbayangkan bila hati tak lagi ada, mungkin orang mulai mencintai batu!
Desau angin masih saja tatap jalanku, titik titik putus yang coba ku rajut satu satu. Jalan setapak penuh duri. Masih bertahun mungkin, ujung perjalanan ini kucapai. Ah, sudahlah... Betapapun lamanya akan kutebas tegar pepohonan itu. Asalkan kau ada disisiku. Terdengar gombal memang, seperti puisi-puisi tak berima yang di ciptakan penyair jalanan. Dangkal. Tapi penuh dengan semangat masa muda.…

Pohon. Daun. Angin

POHON Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali. Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy. Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja. AKU menyukainya..sangat menyukainya. Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya. .kepandaiannya dan kekuatannya. Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena. AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku. AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang... AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya... AKU merasa dia adalah "sahabatku"... AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun in…

Laki-laki sejati itu adalah...

Laki-laki sejati bukan hanya dilihat dari kemampuannya mengucapkan kata-kata indah yg menggetarkan hati, bukan pula dari kemampuannya melantunkan syair-syair pelipur lara. Laki-laki sejati adalah ketika ia diam, ia berpikir. ketika ia memandang ia mengambil pelajaran. dan ketika dia bersikap, tingkah laku dan ucapannya menentramkan jiwa, mengajarkan kepada orang yang dia sayangi dan orang-orang disekitarnya akan mendukungnya.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.


Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbell yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan.

Laki-laki sejati juga bukan dilihat dari keahlian beladirinya untuk menyakiti yang ia benci. tetapi keinginan dia untuk membela dengan ilmunya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka …

I wish I had a ctrl+Z in my life...

Gambar

They said this is suicidal song

Gloomy Sunday, terkenal sebagai lagu bunuh diri .Setelah mendengar lagu tersebut, siapapun yang mendengarnya akan merasa ingin mengakhiri hidupnya. Ada apa sebenarnya dibalik lagu ini...?
Lagu Gloomy Sunday yang judul aslinya Szomorú Vasárnap atau dalam bahasa Indonesianya Minggu Yang Kelam tercipta pada tahun 1933 dan merupakan karya dari seorang komposer dan pemain piano autodidak dari Budapest, Hungaria, bernama Rezső Seress. Lagu ini terkenal sebagai lagu pengiring kematian pada era itu, karena banyak yang telah menjadi korban bunuh diri karena seolah-olah terhipnotis setelah mendengar lagu tersebut. Rezső Seress sang penciptanya juga meninggal akibat bunuh diri pada tahun 1968.
Rezső Seress diberitakan bunuh diri pada tahun 1968 di hari Minggu dengan meloncati jendela apartemen dari tempat tinggalnya. Dikatakan, Rezső Seress bunuh diri karena menyadari bahwa setelah Gloomy Sunday meledak jadi hit pertamanya di berbagai negara, dia berpikir bahwa dia tidak akan pernah lagi …

Hiks... Dalem banget...

Bondan Prakoso & Fade 2 Black – Not With Me
I'm walking up from my summers dreams again
try to thinking if you're alright
then I'm shattered by the shadows of your eyes
knowing you're still here by my side
*reff:
I can see you if you're not with me
I can say to my self if you're okay
I can feel you if you're not with me
I can reach you my self, yuo show me the way

life was never be so easy as it seems
'till you come and bring your love inside
no matter space and distance make it look so far
still I know you're still here by my side
back to *reff

yea..you've made me so alive ,you give the best for me..love and fantasy
yeah..and i never feel so lonely, coz you're always here with me..yeah..always here with me
back to *reff
I'm walking up from my summers dreams again
try to thinking if you're alright
then I'm shattered by the shadows of your eyes
knowing you're still here by my side